February 8, 2010

Jantung

Posted in jantung at 7:30 pm by uuse

Jantung adalah Organ penting di dalam tubuh manusia. Organ yang selalu bekerja tanpa istirahat selama manusia hidup.
Secara sederhana, jantung kita dapat diumpamakan seperti kantong yang berbentuk kerucut (kebulat-bulatan) yang terpotong bagian atasnya. Ukuran jantung kira-kiaa sebesar kepalan tangan kanan. Pembuluh darah adalah saluran yang membawa dan mendistribusikan darah ke seluruh tubuh (Soeharto,2001: 3).
Jantung merupakan suatu organ otot berongga yang terletak di pusat dada. Bagian kanan dan kiri jantung masing-masing memiliki ruang sebelah atas (atrium) yang mengumpulkan darah dan ruang sebelah bawah (ventrikel) yang mengeluarkan darah (Rilantoro, 2004). Agar darah hanya mengalir dalam satu arah, maka ventrikel memiliki satu katup pada jalan masuk dan satu katup pada jalan keluar. Fungsi utama jantung adalah menyediakan oksigen ke seluruh tubuh dan membersihkan tubuh dari hasil metabolisme (karbondioksida). Jantung melaksanakan fungsi tersebut dengan mengumpulkan darah yang kekurangan oksigen dari seluruh tubuh dan memompanya ke dalam paru-paru, dimana darah akan mengambil oksigen dan membuang karbondioksida. Jantung kemudian mengumpulkan darah yang kaya oksigen dari paru-paru dan memompanya ke jaringan di seluruh tubuh (Rilantoro, 2004).
Otot-otot jantung terbentuk dari serabut-serabut otot yang bersifat khusus dan dilengkapi jaringan saraf yang secara teratur dan otomatis memberikan rangsangan berdenyut bagi otot jantung. Dengan denyutan ini, jantung memompa darah yang kaya akan oksigen dan zat makanan ke seluruh tubuh termasuk arteri koroner, serta memompa darah yang kurang oksigen ke paru-paru untuk mengambil oksigen agar dapat mendorong sirkulasi darah ke seluruh organ tubuh, jantung normal berdenyut rata-rata 70 kali per menit, dan tiap kali berdenyut memompakan 60 cc darah ke pembuluh nadi dengan tekanan sampai 130 mmHg (Soeharto,2001:
Bagian-bagian jantung yang terpenting adalah :
a. Dinding jantung. Dinding ini memiliki otot-otot yang kuat dan jaringan pembuluh darah arteri koroner yang menyuplai oksigen dan nutrisi, agar jantung dapat berdenyut (kontraksi dan relaksasi).
b. Dua ruang atas yang disebut serambi jantung atau atrium sebelah kanan dan kiri. Dua ruang bawah yang disebut bilik jantung atau ventrical sebelah kanan dan kiri.
c. Empat buah klep jantung. Dua klep menghubungkan serambi dengan bilik kanan serta serambi dengan bilik kiri (tricuspid dan mitral). Sedangkan dua buah yang lain mengatur aliran darah keluar jantung dari bilik kiri dan kanan (aorta dan pulmonary).
d. Suatu sistem listrik yang terdiri dari simpul-simpul Sinoatrial node (SA) dan Atrioventricular node (AV) serta serabut saraf, yaitu suatu kelompok jaringan khusus yang secara periodik dan teratur mencetuskan dan menyebarkan aliran listrik yang berfungsi sebagai pengatur irama jantung dan penghantar rangsangan listrik yang menyebabkan jantung dapat berdenyut secara otomatis dan teratur (Soeharto, 2002: 5).
Pada saat berdenyut, setiap ruang jantung mengendur dan terisi darah (disebut diastol), selanjutnya jantung berkontraksi dan memompa darah keluar dari ruang jantung (disebut sistol) (Rilantoro, 2004). Kedua atrium mengendur dan berkontraksi secara bersamaan, dan kedua ventrikel juga mengendur dan berkontraksi secara bersamaan. Darah yang kehabisan oksigen dan mengandung banyak karbondioksida dari seluruh tubuh mengalir melalui 2 vena berbesar (vena kava) menuju ke dalam atrium kanan. Setelah atrium kanan terisi darah, dia akan mendorong darah ke dalam ventrikel kanan. Darah dari ventrikel kanan akan dipompa melalui katup pulmoner ke dalam arteri pulmonalis, menuju ke paru-paru.
Darah akan mengalir melalui pembuluh yang sangat kecil (kapiler) yang mengelilingi kantong udara di paru-paru, menyerap oksigen dan melepaskan karbondioksida yang selanjutnya dihembuskan. Darah yang kaya akan oksigen mengalir di dalam vena pulmonalis menuju ke atrium kiri. Peredaran darah diantara bagian kanan jantung, paru-paru dan atrium kiri disebut sirkulasi pulmoner. Darah dalam atrium kiri akan didorong ke dalam ventrikel kiri, yang selanjutnya akan memompa darah yang kaya akan oksigen ini melewati katup aorta masuk ke dalam aorta (arteri terbesar dalam tubuh). Darah kaya oksigen ini disediakan untuk seluruh tubuh, kecuali paru-paru (Rilantoro, 2004).

Literatur
Rilantoro, L. I. 2004. Buku Ajar Kardiologi. Jakarta: Gaya Baru.
Soeharto, I. 2001. Kolesterol dan Lemak Jahat Kolesterol dan Lemak Baik; Proses Terjadinya Serangan Jantung dan Stroke. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Soeharto, I. 2002. Serangan Jantung dan Stroke; Hubungan sebab terjadinya. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

artikel terkait:

Sindrom Koroner Akut

Penyakit Kardiovaskuler

2 Comments »

  1. […] Jantung Possibly related posts: (automatically generated)JANTUNG KORONER […]

  2. […] Jantung Possibly related posts: (automatically generated)Pembuluh DarahCegah Hipertensi, Disfungsi Ereksi Menyingkirpencegahan penyakit jantung […]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: