February 8, 2010

Faktor Risiko Penyakit Jantung Koroner

Posted in Uncategorized at 7:30 pm by uuse

Faktor Yang Tidak Dapat Diintervensi:
a. Umur
Kegemukan yang terjadi pada anak yang masih kecil merupakan pertanda bahwa dia akan menjadi gemuk di usia dewasa. Kebiasaan merokok dan memakan makanan cepat saji biasanya dimulai pada waktu remaja. Kebiasaan hidup ini memberi pengaruh yang jelek pada profil lemak, antara lain konsentrasi yang tinggi terhadap total kolesterol, trigliserida, LDL dan HDL yang rendah. Bila pola hidup yang salah dikombinasikan pada faktor-faktor genetik yang dapat mempercepat atherosklerosis dan menjadi potensial meningkatnya terjadinya PKV pada usia dewasa atau tua. Dengan mengetahui bahwa banyak dari sebab-sebab penyakit di usia tua dapat dideteksi di usia anak-anak atau remaja sehingga diperlukan usaha mencegahnya di usia anak-anak dengan memilih diet dan nutrisi yang baik bagi tubuh (Soeharto, 2001: 168).
Dr. Strong dan Dr. McGill mempelajari hubungan fatty streak (penyusun lemak pada dinding arteri dan plak pada arteri koroner) terhadap 4737 autopsi antara umur 10-39 tahun menemukan hal-hal berikut:
1) Adanya fatty streak pada arteri koroner amat jarang terjadi sebelum umur 10 tahun dan hampir selalu ada di atas umur 20 tahun
2) Sebagian fatty streak menjadi fibrous plague (jaringan plak) yang terjadi pada beberapa kasus sebelum umur 20 tahun dan meningkat drastis selama 2 dekade berikutnya.
3) Penduduk negara-negara maju seperti USA terjadi fatty streak secara luas pada anak-anak, memiliki lebih banyak terjadi atherosklerosis pada usia tua (Soeharto, 2001: 170).
Penelitian tersebut memberikan gambaran bahwa aterosklerosis berawal pada masa anak-anak dan perlahan-lahan menjadi lebih banyak di usia dewasa, selanjutnya akan mendorong terjadinya penyumbatan arteri.
b. Jenis kelamin.
Menurut Maximin (1997) dalam buku heart therapy mengatakan laki-laki memiliki faktor risiko alami untuk terkena PJPD. Laki-laki memiliki risiko lebih tinggi (dalam periode tertentu) dibandingkan perempuan. Risiko laki-laki terkena PJPD pada rentang usia remaja sampai umur 50 tahun 2-3 kali lipat dibandingkan dengan perempuan. Sekitar usia 50 tahun ke atas perempuan dan laki-laki mempunyai risiko yang sama terkena PJPD. Terjadinya peningkatan risiko perempuan di usia lanjut disebabkan karena perubahan tubuh yang berkaitan dengan menopause selama bertahun-tahun (Soeharto, 2001: 172). Estrogen endogen melindungi perempuan dari penyakit PJPD. Estrogen dipercaya mencegah terbentuknya plak pada arteri dengan menaikkan kadar HDL dan menurunkan kadar LDL. Oleh karena itu, perempuan setelah menopause terlihat memiliki risiko lebih tinggi daripada sebelum menopause (Gray, 2002: 110).
c. Ras
Perbedaan risiko PJK antara ras didapatkan sangat menyolok, walaupun campur dengan faktor geografis, sosial dan ekonomi. Di Amerika serikat perbedaan ras antara ras caucasia dengan non caucasia (tidak termasuk Negro) didapatkan risiko PJK pada non caucasia kira-kira separuhnya (Djohan, 2004). Insiden kematian dini akibat penyakit jantung pada orang Asia yang tinggal di Inggris lebih tinggi dibandingkan populasi lokal, juga dibandingkan Afro-Karibia (Gray, 2002: 110).

Faktor Risiko yang Dapat Diintervensi:
a. Hipertensi
Hipertensi adalah peninggian tekanan darah di atas normal. Ini termasuk golongan penyakit yang terjadi akibat suatu mekanisme kompensasi kardivaskuler untuk mempertahankan metabolisme tubuh agar berfungsi normal. Mekanisme tersebut terjadi melalui sistem neurohumoral dan kardivaskuler. Apabila hipertensi tak terkontrol akan menyebabkan kelainan pada organ-organ lain yang berhubungan dengan sistem-sistem tersebut, misalnya otak, jantung, ginjal, mata, aorta, dan pembuluh darah tepi.
b. Hiperkolesterolemia
Hiperkolesterolemia merupakan masalah yang cukup panting karena termasuk faktor risiko utama PJK disamping Hipertensi dan merokok (Djohan, 2004). Kadar kolesterol darah dipengaruhi oleh susunan makanan sehari-hari yang masuk dalam tubuh (diet). Faktor lainnya yang dapat mempengaruhi kadar kolesterol darah disamping diet adalah keturunan, umur, dan jenis kelamin, obesitas, stres, alkohol, exercise (Soeharto, 2001, 172).
c. Kegemukan
Ada keterkaitan antara berat badan, peningkatan tekanan darah, diabetes mellitus tidak tergantung insulin (non-insulin dependent diabetes mellitus/NIDDM) (Gray, 2002: 109). Pada umumnya orang gemuk memiliki kadar trigliserida (terdiri dari lemak jenuh, lemak tidak tunggal, dan jenuh ganda) yang tinggi dan disimpan di bawah kulit. Walaupun trigliserida banyak disimpan di bawah kulit, kadang-kadang trigliserida ditemukan dalam darah tinggi. Obesitas cenderung menyebabkan kadar total kolesterol LDL (Low Density Lipiprotein) dan VLDL yang tinggi. Hal inilah yang menyebabkan sebagai faktor risiko terjadinya penyakit jantung dan pembuluh darah (Soeharto, 2002). Menurut Yang et al (2007) kegemukan akan berhubungan dengan gen-gen yang terdapat dalam tubuh. Gen-gen yang terdapat di dalam tubuh yang berhubungan dengan kegemukan dan mempunyai pengaruh terhadap penyakit jantung termasuk dalam golongan Adipogenesis.

Sumber
Gray, H.H. 2002. Lecture Notes Kardiologi; Edisi Keempat. Jakarta: Penerbit Erlangga.
Maximin. 1997. Heart Therapy . Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Soeharto, I. 2001. Kolesterol dan Lemak Jahat Kolesterol dan Lemak Baik; Proses Terjadinya Serangan Jantung dan Stroke. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Djohan,T. 2004. Penyakit Jantung Koroner Dan Hypertensi. Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara. e-USU Repository Universitas Sumatera Utara. [Serial online] http://library.usu.ac.id/download/fk/gizi-bahri10.pdf
Yang, W., Kelly, T., He,J. 2007. Genetic Epidemiologi of Obesity [serial online] http://epirev.oxfordjournals.org/cgi/reprint/mxm004v1.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: