February 8, 2010

Disritmia

Posted in Uncategorized at 7:31 pm by uuse

Disritmia jantung ialah abnormalitas irama jantung. Disritmia bisa diakibatkan oleh ganguan otomatisitas, gangguan hantaran, atau kombinasi keduanya. Gangguan otomatisitas terlihat berupa percepatan atau perlambatan nodus sinus, misalnya pada takikardia atau bradikardia sinus. Ganguan hantaran bisa berupa irama yang sangat cepat atau sangat lambat (blok atrioventrikuler). Kombinasi bisa terlihat pada denyut atrial prematur dengan blok atrioventrikuler derajat pertama, atau fluter atrium dengan blok 3:1 (Mansjoer, 2000). Dikenal dua jenis disritmia, yaitu:
Tachycardia
Ini ditandai oleh denyut jantung melebihi 100 bpm (beat per minute). Tempat permulaan tachycardia dapat saja di pusat sistem konduksi atau di otot rongga jantung. Terdapat dua jenis tachycardia, yaitu tachycardia ventricular dan fibrilasi ventricular. Keduanya dapat menjadi penyebab kematian mendadak baik di luar maupun di dalam rumah sakit.
Bradycardia
Pada bradycardia, denyut jantung pasien kurang dari 50 bpm. Ini terjadi bila pusat permulaan dan serat konduksi dari aktivitas elektris pada sistem konduksi rusak, misalnya sebagai akibat serangan jantung. Lebih bersifat tidak permanen walaupun gangguan bias berlangsung berhari-hari dan ada kalanya sampai berminggu-minggu. Disritmia dapat berakibat lebih buruk bila pada waktu yang sama ada problem pada pembuluh darah seperti atherosclerosis atau tekanan darah tinggi.

Sumber:
Mansjoer, A. 2000. Kapita Selekta Kedokteran. Jakarta: Media Aesculapius Fakultas Kedokteran UI.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: