February 8, 2010

Angina

Posted in Uncategorized at 7:31 pm by uuse

Angina Pektoris
Angina (angina pectoris) merupakan nyeri dada sementara atau suatu rasa tercekik yang disebabkan oleh iskemia, secara khas mempunyai karakteristik tertentu antara lain: rasa tidak nyaman di daerah retrosternal yang berat, rasa tercekik, seperti diikat atau kadang-kadang seperti terbakar, terutama pada olahraga. Serangan nyeri < 20 menit dan hilang bila istrirahat (Gray, 2002: 3). Pada pemeriksaan EKG didapatkan gambaran depresi atau elevasi segmen ST. Hal ini terjadi jika otot jantung mengalami kekurangan oksigen. Kebutuhan jantung akan oksigen ditentukan oleh beratnya kerja jantung (kecepatan dan kekuatan denyut jantung). Olahraga dan emosi menyebabkan jantung bekerja lebih berat dan karena itu menyebabkan meningkatnya kebutuhan jantung akan oksigen (Rilantoro, 2004).
Jika arteri menyempit atau tersumbat sehingga aliran darah ke otot tidak dapat memenuhi kebutuhan jantung akan oksigen, maka bisa terjadi iskemia dan menyebabkan nyeri. Jika ada beban ekstra yang dialami jantung, misalkan dengan mendaki bukit atau membawa beban berat, kekurangan oksigen ke otot jantung menyebabkan dada sakit, dan ini dikenal sebagai angina pectoris. Sakit angina yang khas itu adalah sesak nafas di tengah dada yang bisa menyebar sampai leher dan rahang, pundak kiri atau kanan, lengan dan bahkan sampai punggung (Rilantoro, 2004).
Angina Tidak Stabil (Unstable Angina)
Unstable angina adalah sakit dada yang tiba-tiba terasa pada waktu istirahat atau terjadi lebih berat secara mendadak. Pada unstable angina, kekurangan oksigen ke otot Jantung menjadi acuteable angina atau parah sehingga berbahaya, karena risiko komplikasi seperti terjadinya serangan jantung besar. Riwayat penyakit biasanya pendek (beberapa minggu) dan prognosis buruk. Kemungkinan bermakna menjadi sindrom koroner akut atau kemungkinan mati mendadak(Gray, 2002: 113).
Bentuk Lain Angina
Meskipun bentuk yang lazim dari angina disebabkan oleh penyempitan pembuluh arteri secara progresif, ada bentuk lain dari angina yang jarang terjadi yaitu Variant Angina. Variant Angina terjadi bila arteri koroner mengalami spasm (kejang) atau mengerut secara mendadak. Ini dapat terjadi pada arteri normal, tetapi yang sering adalah bila pada arteri tersebut sudah terdapat plak (Gray, 2002: 114).

Sumber:
Gray, H.H. 2002. Lecture Notes Kardiologi; Edisi Keempat. Jakarta: Penerbit Erlangga.
Rilantoro, L. I. 2004. Buku Ajar Kardiologi. Jakarta: Gaya Baru.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: